pilihan investasi terbaik tahun 2019 untuk para milenial

3 Jenis Investasi Masa Kini Yang Cocok Untuk Milenial

Pada awalnya, kegiatan investasi lebih ditujukan kepada orang-orang yang dari segi finansial bisa dikatakan sudah matang. Seiring berkembangnya zaman, stereotip tersebut harus Anda hilangkan. Perlu Anda ketahui, memulai investasi sejak usia muda sangat penting dilakukan, terutama untuk mempersiapkan masa depan.

Dalam menentukan instrumen investasi tentunya menjadi pertimbangan tersendiri bagi Anda yang masih pemula. Sudah saatnya kaum milenial seperti Anda mulai berinvestasi sebelum memasuki usia 30 tahun. Sebaiknya investasi sudah dilakukan setelah Anda menerima gaji pertama.

Sebelum memulai investasi, Anda harus memahami langkah dan jenis-jenis investasi terlebih dahulu. Simak penjelasan berikut ini mengenai jenis investasi yang cocok untuk kaum milenial.

  1. Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek adalah investasi yang dapat segera dicairkan atau didanai dari kelebihan dana yang bersifat sementara dalam jangka waktu antara 1 hingga 24 bulan. Berikut adalah jenis investasi yang termasuk ke dalam investasi jangka pendek :

– Deposito

Deposito adalah simpanan berjangka yang memiliki besaran bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa. Pada umumnya, besaran bunga tergantung dari besaran tenor atau jangka waktu yang ditentukan oleh nasabah. Biasanya, setiap bank mempunyai pilihan tabungan deposito.

– Peer to Peer Lending

Jenis investasi ini adalah yang mempertemukan debitur dan kreditur untuk peminjaman uang modal yang akan dikembalikan dalam jangka waktu tertentu, beserta bunga dari keuntungan usaha tersebut. Investasi peer to peer lending juga memerlukan perantara. Jika Anda memilih investasi seperti ini maka pastikan untuk memilih lembaga atau situs yang kredibel.

  1. Investasi Jangka Menengah

Apabila Anda menginginkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan investasi jangka pendek, berikut adalah jenis investasi yang bisa Anda lakukan dalam jangka waktu dibawah lima tahun:

– Emas

Investasi emas termasuk investasi yang sangat menguntungkan. Bagi Anda yang kurang menyukai analisis terlalu panjang, tapi tetap mengacu pada investasi jangka panjang, maka investasi emas bisa menjadi pilihan. Anda tidak harus rutin menyisihkan pendapatan bulanan untuk membeli emas yang harganya mahal.

Dikarenakan harga emas akan mengalami peningkatan setelah beberapa tahun, maka emas dikategorikan sebagai investasi jangka menengah. Dilansir dari Economic Times, harganya tetap naik meskipun dalam keadaan ekonomi yang tidak stabil. Sebagai gambaran lengkapnya, Anda bisa melihat ulasan berikut.

Anda dapat menabung emas di bank emas dan mengambil keuntungan darinya.Untuk harganya sendiri, emas cenderung fluktuatif. Dalam jangka panjang, investasi emas tetap aman dan menjanjikan.

– Reksadana Tabungan Tetap

Reksadana Tabungan Tetap bertujuan untuk memberikan suatu tingkat pengembalian yang menarik dengan penekanan pada stabilitas modal.Instrumen investasi yang satu ini wajib dicoba bagi Anda yang tidak memiliki modal besar, bisa dikatakan masih pemula di bidang investasi dan masih mempelajari bagaimana seluk beluk di dunia investasi.

Dikutip dari situs resmi Reksadana, pihak bank akan mengumpulkan dana dari masyarakat untuk segera diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh manajer investasi sehingga nasabah tidak harus mengurus sendiri semua prosesnya. Reksadana apapun yang dapat menjadi instrumen investasi dapat diakses di situs resmi OJK.

  1. Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang adalah jenis investasi yang memiliki rentang waktu lebih dari lima tahun. Bagi Anda yang serius memulai kegiatan ini karena ingin menabung demi masa depan yang lebih baik, maka Investasi jenis ini sangat cocok untuk Anda. Berikut adalah 2 jenis investasi jangka panjang yang bisa Anda coba.

– Properti

Investasi properti memerlukan jumlah dana yang tidak sedikit. Namun, Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar dalam jangka panjang. Anda bisa menjadikannya sebagai sebuah investasi yang mampu dijual untuk beberapa tahun ke depan. Melalui aset properti, Anda juga bisa menciptakan passive income.

Misalnya, Anda mulai dengan membeli rumah. Rumah tersebut kemudian bisa Anda sewakan sehingga Anda memiliki pendapatan setiap bulan atau tahun. Apalagi nantinya bisa bertambah nilainya dalam jangka panjang, karena berada di lokasi yang strategis dan berkembang, otomatis harganya mengalami peningkatan sekitar 15% hingga 22% setiap tahunnya.

– Saham

Saham merupakan jenis investasi yang populer di banyak kalangan. Bahkan beberapa karyawan rela meninggalkan pekerjaan mereka untuk melakukan investasi saham. Namun, saham juga terkenal sebagai investasi yang memiliki tingkat resiko yang tinggi (high risk), dan high return.

Berinvestasi saham sama dengan jika Anda membeli sebagian kepemilikan modal sebuah perusahaan. Apabila Anda ingin melakukan investasi jenis ini, maka penting untuk Anda mempelajari analisis fundamental saham. Sebagai tambahan informasi, keuntungan saham bisa mencapai 35 persen per tahun nya.

Berdasarkan ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kaum milenial seperti Anda sebaiknya melakukan investasi sejak dini yang mampu membantu kondisi keuangan Anda, sekaligus untuk bekal di masa depan nantinya.

Jika investasi Anda berhasil, tentunya Anda tidak akan mengalami kendala dalam mempersiapkan biaya pernikahan, biaya pendidikan anak, hingga mempersiapkan dana pensiun kelak. Bagaimana? sudah siap kah Anda berinvestasi dari sekarang?

spacer

Leave a reply

5 + three =